Pemberantasan

Pencegahan & Pemberdayaan Masyarakat

Terkini


Senin, 15 Juli 2019

Kegiatan Kunjungan Audiensi dan Penandatanganan Nota Kesepahaman Antara BNN Kabupaten Kendal dengan Rumah Sakit Jiwa Prof Dr.Soerojo Magelang

Kepala BNN Kabupaten Kendal didampingi Kepala Sub Bagian Umum dan Kepala Seksi  Pencegahan dan Pemberdayaan, Kepala Seksi Rehabilitasi BNN Kabupaten Kendal mengadakan kunjungan audiensi dan penandatanganan Nota Kesepahaman dengan Rumah Sakit Jiwa Prof Dr.Soerojo Magelang.
Kegiatan bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan pengetahuan terkait dengan pelayanan kesehatan untuk masyarakat dan layanan terapi dan rehabilitasi bagi pecandu dan korban penyalahgunaan narkotika serta pelayanan pemeriksaan narkotika, diperlukan adanya pengayaan referensi bagi pegawai di lingkungan BNN Kabupaten Kendal.
Kegiatan diterima langsung oleh Direktur Utama RSJ Prof.Dr.Soerojo Magelang dr. Eniarti, M.Sc, Sp.KJ, MMR beserta jajaran struktural di Aula Rapat RSJ Prof.Dr.Soerojo Magelang dengan  diawali  sambutan  Direktur Utama RSJ Prof. Dr. Soerojo Magelang, disampaikan bahwa dalam pelaksanaan pelayanan rehabilitasi bagi pecandu mendasarkan dari tugas pokok dan fungsi Rumah Sakit Jiwa. Diharapkan dengan adanya Nota Kesepahaman ini dapat lebih jelas pencapaian output pelayanan rehabiltasi pecandu dan korban penyalahguna narkoba sesuai tugas pokok masing-masing.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala BNN Kabupaten Kendal menyampaikan bahwa *Ruang lingkup Nota Kesepahaman ini adalah pelaksanaan pelayanan rehabilitasi medis berdasarkan laporan dari masyarakat bersifat  voluntry dan compulsary dan proses asessment* Dan yang terkait dengan pelaksanaan teknis akan dituangkan dalam bentuk Perjanjian Kerjasama.
Dilanjutkan dengan sesi tanya jawab, dan *Penandatanganan Nota Kesepahaman Antara Badan Narkotika Nasional Kabupaten Kendal dengan Rumah Sakit Jiwa Prof.Dr. Soerojo Magelang tentang Pencegahan Dan Pemberantasan Penyalahgunaan Dan Peredaran Gelap Narkotika Dan Prekursor Narkotika Nomor:NK/1073/KA/HK.02/VI/2019/BNK-KDL; Nomor:HK.03.01/XXVI.3/1756/2019*
Kegiatan dilanjutkan dengan kunjungan Ke Instalasi Indraprasta yang melayani proses rehabilitasi rawat inap bagi pecandu dan korban penyalahguna narkoba


Selasa, 2 Juli 2019

Diseminasi Informasi Melalui Kampanye / Pagelaran seni Dalam Rangka Memperingati HANI (Hari Anti Narkoba Internasional) 2019 Tingkat Kabupaten Kendal

Puncak peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) digelar Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Kendal di Gedung Korpri Kabupaten Kendal Jawa Tengah pada Hari Rabu, 26 Juni 2019 pagi.Kegiatan peringatan HANI dihadiri Bupati Kendal, Wakil Bupati Kendal, Forkompimda serta diikuti sekitar 200 pelajar, kader penggiat dan Ormas Pekat IB Kendal sebagai relawan anti penyalahgunaan narkoba.Sebelumnya kegiatan peringatan HANI juga telah dilaksanakan oleh BNNK Kendal, meliputi kegiatan himbauan pemasangan Baliho, MMT, spanduk bertemakan HANI 2019 di wilayah strategis oleh Pemda Kendal beserta OPD, BUMD, Intansi Vertikal, Instansi Swasta dan sekolah.Disamping itu, juga penyampaian himbauan dan pemasangan spanduk ucapan selamat hari raya kepada penyelenggara sholat idul fitri melalui MUI, Kemenag dan takmir masjid tentang pesan anti narkoba sebagai bagian dari materi kotbah.BNNK Kendal dalam kesempatan itu juga mengajak kepada masyarakat Kendal untuk memerangi penyalahgunaan narkoba,untuk perang melawan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba demi mewujudkan Milenial Sehat Tanpa Narkoba Menuju Indonesia Emas dan menjadikan Kendal sebagai Kabupaten yang sehat dan bersih tanpa penyalahgunaan narkoba sebagai permata pantura.Kepala BNNK Kendal , AKBP. Sharlin Tjahaja Frimer Arie,S.H,M.Si berharap dengan adanya HANI 2019 adanya dukungan dan upaya nyata dari masyarakat dalam memerangi penyalahgunaan narkoba, mengingat berdasarkan survey nasional penyalahgunaan narkoba pada tahun 2018 diperoleh angka prevalensi penyalahgunaan narkoba sebesar 3,2℅ (2.297.492) pada kelompok pelajar dan mahasiswa.

Sementara itu, Bupati Kendal Mirna Annisa dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Wakil Bupati Kendal, Masrur Maskur mengatakan, peringatan HANI merupakan bentuk keprihatinan bangsa-bangsa di dunia terhadap penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika yang berdampak buruk terhadap kesehatan, perkembangan sosial-ekonomi, serta keamanan dan kedamaian dunia.“Saat ini Indonesia perang terhadap narkoba. Indonesia berada pada kondisi darurat narkoba. Karena Indonesia saat ini tidak hanya sekadar tempat transit, tetapi sudah menjadi salah satu pasar narkotika yang besar di Asia. Hal ini terbukti dengan terbongkarnya beberapa kasus penyelundupan narkotika yang mencapai berton-ton,” katanya.Dalam peringatan HANI tahun ini, Bupati juga meminta kepada semua instansi dan stakeholder, baik pemerintah maupun swasta dan seluruh masyarakat agar terlibat dalam rangka membangun komitmen bersama perang malawan narkoba.“Perang terhadap kejahatan narkoba memerlukan kerjasama semua pihak. BNN dan seluruh komponen masyarakat harus turun tangan untuk membantu melawan kejahatan narkoba,” imbuhnya.Diakhir sambutan, Bupati mengajak kepada semua yang hadir untuk merapatkan barisan dan menguatkan kebersamaan dalam memberantas peredaran narkoba, serta mencegah masyarakat agar tidak menjadi pengguna narkoba.“Mari terus kita gelorakan semangat ”Hidup Sehat Tanpa Narkoba” dan ”Say No to Drugs”, untuk mendukung terwujudnya masyarakat Kabupaten Kendal yang semakin sehat dan sejahtera,” pungkasnya.Kegiatan juga dimeriahkan oleh pertunjukan dari Paguyuban Seni Angklung Kabupaten Kendal yang mengajak peserta kegiatan yang notabene para Milenial turut berpartisipasi menyumbangkan gerak,tari dan lagu. Pada kegiatan ini juga dilakukan penandatanganan Pencanangan Desa Bersih Narkoba (BERSINAR) di Kabupaten Kendal oleh Forkompimda Kendal sebagai keberlanjutan Kegiatan P4GN di Kabupaten Kendal.







Selasa, 2 Juli 2019

Diseminasi Informasi Melalui Kampanye / Pagelaran seni Dalam Rangka Memperingati HANI (Hari Anti Narkoba Internasional) 2019 Tingkat Kabupaten Kendal

Puncak peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) digelar Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Kendal di Gedung Korpri Kabupaten Kendal Jawa Tengah pada Hari Rabu, 26 Juni 2019 pagi.Kegiatan peringatan HANI dihadiri Bupati Kendal, Wakil Bupati Kendal, Forkompimda serta diikuti sekitar 200 pelajar, kader penggiat dan Ormas Pekat IB Kendal sebagai relawan anti penyalahgunaan narkoba.Sebelumnya kegiatan peringatan HANI juga telah dilaksanakan oleh BNNK Kendal, meliputi kegiatan himbauan pemasangan Baliho, MMT, spanduk bertemakan HANI 2019 di wilayah strategis oleh Pemda Kendal beserta OPD, BUMD, Intansi Vertikal, Instansi Swasta dan sekolah.Disamping itu, juga penyampaian himbauan dan pemasangan spanduk ucapan selamat hari raya kepada penyelenggara sholat idul fitri melalui MUI, Kemenag dan takmir masjid tentang pesan anti narkoba sebagai bagian dari materi kotbah.BNNK Kendal dalam kesempatan itu juga mengajak kepada masyarakat Kendal untuk memerangi penyalahgunaan narkoba,untuk perang melawan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba demi mewujudkan Milenial Sehat Tanpa Narkoba Menuju Indonesia Emas dan menjadikan Kendal sebagai Kabupaten yang sehat dan bersih tanpa penyalahgunaan narkoba sebagai permata pantura.Kepala BNNK Kendal , AKBP. Sharlin Tjahaja Frimer Arie,S.H,M.Si berharap dengan adanya HANI 2019 adanya dukungan dan upaya nyata dari masyarakat dalam memerangi penyalahgunaan narkoba, mengingat berdasarkan survey nasional penyalahgunaan narkoba pada tahun 2018 diperoleh angka prevalensi penyalahgunaan narkoba sebesar 3,2℅ (2.297.492) pada kelompok pelajar dan mahasiswa.

Sementara itu, Bupati Kendal Mirna Annisa dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Wakil Bupati Kendal, Masrur Maskur mengatakan, peringatan HANI merupakan bentuk keprihatinan bangsa-bangsa di dunia terhadap penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika yang berdampak buruk terhadap kesehatan, perkembangan sosial-ekonomi, serta keamanan dan kedamaian dunia.“Saat ini Indonesia perang terhadap narkoba. Indonesia berada pada kondisi darurat narkoba. Karena Indonesia saat ini tidak hanya sekadar tempat transit, tetapi sudah menjadi salah satu pasar narkotika yang besar di Asia. Hal ini terbukti dengan terbongkarnya beberapa kasus penyelundupan narkotika yang mencapai berton-ton,” katanya.Dalam peringatan HANI tahun ini, Bupati juga meminta kepada semua instansi dan stakeholder, baik pemerintah maupun swasta dan seluruh masyarakat agar terlibat dalam rangka membangun komitmen bersama perang malawan narkoba.“Perang terhadap kejahatan narkoba memerlukan kerjasama semua pihak. BNN dan seluruh komponen masyarakat harus turun tangan untuk membantu melawan kejahatan narkoba,” imbuhnya.Diakhir sambutan, Bupati mengajak kepada semua yang hadir untuk merapatkan barisan dan menguatkan kebersamaan dalam memberantas peredaran narkoba, serta mencegah masyarakat agar tidak menjadi pengguna narkoba.“Mari terus kita gelorakan semangat ”Hidup Sehat Tanpa Narkoba” dan ”Say No to Drugs”, untuk mendukung terwujudnya masyarakat Kabupaten Kendal yang semakin sehat dan sejahtera,” pungkasnya.Kegiatan juga dimeriahkan oleh pertunjukan dari Paguyuban Seni Angklung Kabupaten Kendal yang mengajak peserta kegiatan yang notabene para Milenial turut berpartisipasi menyumbangkan gerak,tari dan lagu. Pada kegiatan ini juga dilakukan penandatanganan Pencanangan Desa Bersih Narkoba (BERSINAR) di Kabupaten Kendal oleh Forkompimda Kendal sebagai keberlanjutan Kegiatan P4GN di Kabupaten Kendal.



Suara Masyarakat


DATA STATISTIK BNNP JAWA TENGAH

100

Total Kasus Narkoba

146

Total Tersangka Kasus Narkoba

327

Total Pasien Penyalahgunaan

2,550

Jumlah Penggiat Anti Narkoba

3,944,166

Jumlah Sebaran Informasi

Tautan Terkait